KH Hasyim Muzadi Wafat Innalillahi wa inna ilaihi roji’un

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, KH Hasyim Muzadi Wafat, Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya, KH. Hasyim Muzadi hari ini Kamis, 16 Maret 2017 pukul 06.15 di Malang berpulang ke rahmatullah. Almarhum KH Hasyim Muzadi merupakan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU).



“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kullu nafsin dzaiqotul maut. Lahu ma akhodz wa lahu ma a’tho. Telah wafat KH Ahmad Hasyim Muzadi, ghafarallahu lahu, pada pagi ini, hari kamis, 16 maret 2017 pada pukul 6.15 WIB,” kata Yusron Shidqi, putra Kyai Hasyim, dalam pesan onlinenya.

Untuk diketahui,  KH Hasyim Muzadi merupakan Pendiri Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam di Malang ini sempat mengeyam pendidikan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dari 1956 sampai dengan 1962.
Hasyim muda menempuh jalur pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah di Tuban pada 1950, kemudian menyelesaikan pendidikan tinggi di Institut Agama Islam Negeri Malang, Jawa Timur pada 1969.
Pada 1992, KH Hasyim terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, kemudian menjadi Ketua PBNU pada 1999.
Suami dari Hj. Muthomimah ini pernah menjadi anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur pada 1986 ketika masih bernaung di bawah Partai Persatuan Pembangunan.
Kami segenap keluarga besar Kampung Kurma Group mengucapkan turut berduka cita yang sebesar-besarnya. 
اللهم اغفرله وارحمه وعافه واعف عنه واكرم نزله ووسع مدخله واغسله بالماء والثلج والبرد ونقه من الخطايا كما ينقى الثوب الابيض من الدنس وابدله داراخيرا من داره واهلا خيرا من اهله وزوجا خيرا من زوجه وادخله الجنة واعذه من عذاب القبر وفتنته ومن عذاب النار.اللهم اغفر لحينا وميتنا وشاهدنا وغائبنا وصغيرنا وكبيرنا وذكرنا وانثانا. اللهم من احييته منا فاحيه على الاسلام ومن توفيته منا فتوفه على الايمان. اللهم لاتحرمنا اجره ولاتضلنا بعده برحمتك يآارحم الراحمين. والحمد لله رب العالمين.
 Artinya:
Wahai Allah, ampunilahrahmatailah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya cucilah dia dengan air yang jernih lagi dingin, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilan rumahnya dengan rumah yang lebih baik dari yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta suami (istri) yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia kedalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka. Wahai Allah berilah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang ghoib, kami yang kecil-kecil kami yang dewasa, kami yang pria maupun wanita. Wahai Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam kondisi iman. Wahai Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapatkan rahmat-Mu wahai Tuhan lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Sumber: Dari berbagai sumber


EmoticonEmoticon